All Information About SEO

prinsip bisnis berkelanjutan Manajemen pengantar

Ada banyak kerangka kerja yang dapat digunakan dalam pengelolaan risiko dalam sebuah organisasi. Tiga kerangka kerja yang sering digunakan adalah COSO ERM, ISO31000, dan NIST SP. Ketiga kerangka kerja memiliki perspektif yang berbeda-beda dalam mengelola risiko dan dapat diadaptasi sesuai dengan jenis organisasi yang akan diimplementasikan.

Kerangka Kerja COSO ERM

Kerangka kerja COSO ERM (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission – Enterprise Risk Management) dikembangkan oleh sebuah komite yang terdiri dari lima organisasi profesional terkemuka dan diterbitkan pada tahun 2004. Kerangka ini menggabungkan konsep manajemen risiko yang ada menjadi satu kesatuan yang dapat diterapkan oleh semua organisasi. Kerangka kerja COSO ERM terdiri dari delapan komponen yaitu:

  • Tujuan pengelolaan risiko organisasi
  • Konteks organisasi
  • Penilaian risiko
  • Kegiatan pengelolaan risiko
  • Informasi dan komunikasi
  • Pemantauan
  • Strategi bisnis
  • Kinerja

Implementasi kerangka kerja COSO ERM dapat membantu organisasi dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko secara terpadu. Namun, kerangka kerja ini mengharuskan adanya pengalaman dalam bidang manajemen risiko untuk dapat berhasil diterapkan.

Kerangka Kerja ISO31000

Kerangka kerja ISO31000 merupakan standar internasional yang diterbitkan pada tahun 2009 oleh International Organization for Standardization (ISO). Standar ini memberikan prinsip-prinsip, konsep, dan panduan tentang manajemen risiko yang dapat diterapkan pada semua jenis organisasi, termasuk perusahaan, pemerintah, dan organisasi nirlaba.

READ ALSO  Swot Bisnis Online Swot contoh pertanian matriks suatu lppslh strategi organisasi puskesmas manajemenproyekindonesia bersaing makanan manajemen

Kerangka kerja ISO31000 terdiri dari prinsip-prinsip umum dan proses manajemen risiko. Prinsip-prinsip umum terdiri dari:

  • Peran dan tanggung jawab organisasi dalam manajemen risiko
  • Konteks organisasi
  • Proses manajemen risiko
  • Pengukuran, analisis, dan penilaian risiko
  • Mitigasi risiko
  • Komunikasi dan konsultasi
  • Pemantauan dan peninjauan

Dalam proses manajemen risiko, ISO31000 menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko. Manfaat dari ISO31000 adalah memberikan panduan dalam mengelola risiko secara sistematis dan terstruktur, serta dapat menghasilkan data dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kerangka Kerja NIST SP

NIST SP (National Institute of Standards and Technology Special Publication) 800-30 adalah kerangka kerja yang diterbitkan oleh NIST untuk mengelola risiko pada sistem informasi. NIST SP 800-30 menggabungkan konsep dari kerangka kerja COSO ERM dan ISO31000 serta mengarahkan fokus pada pengelolaan risiko pada sistem informasi.

NIST SP 800-30 terdiri dari empat tahap, yaitu:

  • Perencanaan
  • Penilaian risiko
  • Mitigasi risiko
  • Pemantauan risiko

Tahap perencanaan dilakukan untuk mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dan menganalisis lingkungan yang akan diukur risikonya. Tahap penilaian risiko berfokus pada identifikasi aktiva, ancaman, kerentanan, dan dampak dari sebuah risiko pada sistem informasi. Tahap mitigasi risiko melibatkan pemilihan strategi untuk menangani risiko yang telah diidentifikasi. Sedangkan tahap pemantauan risiko dilakukan untuk memastikan bahwa strategi mitigasi yang telah dipilih berhasil dan perlindungan yang telah diimplementasikan masih efektif dalam mengurangi risiko.

Kesimpulan

Ketiga kerangka kerja di atas dapat digunakan sebagai panduan dalam mengelola risiko pada sebuah organisasi. Kerangka kerja COSO ERM memberikan perspektif yang holistik dalam mengelola risiko, sedangkan ISO31000 memberikan panduan mengenai proses manajemen risiko yang terstruktur dan menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Sementara itu, kerangka kerja NIST SP memfokuskan pada pengelolaan risiko pada sistem informasi.

READ ALSO  Tujuan Bisnis Online Tujuan bisnis online dan tips untuk mencapainya

Penggunaan kerangka kerja mana yang akan digunakan bergantung pada jenis organisasi dan jenis risikonya. Namun, yang terpenting adalah pengelolaan risiko dilakukan secara terstruktur dan sistematis agar dapat mengurangi risiko yang mungkin terjadi pada organisasi.

Pengantar Konsep Proses Bisnis

Proses bisnis merupakan rangkaian kegiatan yang saling berkaitan dan saling mendukung dalam menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan organisasi. Konsep proses bisnis penting untuk diterapkan agar suatu organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien.

Terdapat beberapa karakteristik dari suatu proses bisnis, yaitu:

  • Mempunyai input dan output
  • Berlangsung dalam waktu yang ditentukan
  • Memiliki pengendali proses
  • Merupakan serangkaian aktivitas yang membentuk proses utuh
  • Berulang-ulang
  • Memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan organisasi

Dalam menerapkan konsep proses bisnis, terdapat beberapa pendekatan yang dapat digunakan, seperti pendekatan berbasis tugas, fungsi, atau objek. Pendekatan berbasis tugas fokus pada tugas-tugas yang harus diselesaikan dalam proses bisnis, sedangkan pendekatan berbasis fungsi membagi proses bisnis menjadi beberapa fungsi organisasi. Sedangkan pendekatan berbasis objek memfokuskan pada objek-objek yang diproses dalam suatu proses bisnis.

Manfaat dari menerapkan konsep proses bisnis adalah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam suatu proses, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, dan memperbaiki kualitas produk atau layanan yang dihasilkan.

Dalam mengelola proses bisnis, penting juga untuk membuat pemetaan proses bisnis yang akan digunakan sebagai acuan dalam mengelola proses. Pemetaan proses bisnis dilakukan dengan mengidentifikasi aktivitas-aktivitas yang ada dalam proses dan menggambarkannya secara visual. Pemetaan proses bisnis dapat membantu dalam mengevaluasi proses bisnis yang sedang berjalan dan membantu dalam perencanaan perbaikan proses bisnis.

Kesimpulan

Konsep proses bisnis sangat penting untuk diterapkan dalam suatu organisasi agar dapat bekerja secara efektif dan efisien. Terdapat beberapa pendekatan yang dapat digunakan dalam menerapkan konsep proses bisnis, seperti pendekatan berbasis tugas, fungsi, atau objek. Selain itu, penting juga untuk membuat pemetaan proses bisnis yang akan digunakan sebagai acuan dalam mengelola proses.

READ ALSO  prinsip bisnis seorang muslim Praktik prinsip islam k13

Riya Ayuning Tiyas: PERBANDINGAN FRAMEWORK COSO ERM, ISO31000, NIST SP

PENGANTAR KONSEP PROSES BISNIS

If you are searching about Mr.Gagatut: Konsep Green City (Kota Hijau) you’ve visit to the right page. We have 10 Pics about Mr.Gagatut: Konsep Green City (Kota Hijau) like Riya Ayuning Tiyas: PERBANDINGAN FRAMEWORK COSO ERM, ISO31000, NIST SP, ANALISIS PROSES BISNIS and also Buku Panduan Kreativiti Dan Inovasi / Panduan Penelitian dan Pengabdian. Here you go:

Mr.Gagatut: Konsep Green City (Kota Hijau)

Mr.Gagatut: Konsep Green City (Kota Hijau)

mr-gagatut.blogspot.com

konsep hijau atribut

Pengetahuan Bisnis

Pengetahuan Bisnis

www.slideshare.net

pengetahuan

Perencanaanfuzziblog: Artikel Contoh Perencanaan Strategis Perusahaan

perencanaanfuzziblog: Artikel Contoh Perencanaan Strategis Perusahaan

perencanaanfuzziblog.blogspot.com

proses peta perusahaan contoh konsep manajemen pemetaan representatif konsultan membangun

ANALISIS PROSES BISNIS

ANALISIS PROSES BISNIS

apbkelompok9.blogspot.com

proses analisis menurut ahli definisi

Pengantar Bisnis 7 Manajemen Organisasi New

Pengantar bisnis 7 manajemen organisasi new

www.slideshare.net

manajemen pengantar

Jim Rohn, Pembicara Motivasi, Kewirausahaan Gambar Png

Jim Rohn, Pembicara Motivasi, Kewirausahaan gambar png

www.pngdownload.id

rohn parleur kewirausahaan pembicara reframing motivasi penulis melalui sukses bisnis resonansi

PENGANTAR KONSEP PROSES BISNIS

PENGANTAR KONSEP PROSES BISNIS

www.slideshare.net

proses pengantar sebuah

Riya Ayuning Tiyas: PERBANDINGAN FRAMEWORK COSO ERM, ISO31000, NIST SP

Riya Ayuning Tiyas: PERBANDINGAN FRAMEWORK COSO ERM, ISO31000, NIST SP

riyaayuning.blogspot.com

risiko manajemen risk komponen standar komunikasi internasional resiko framework tahapan berbasis mitigasi konsultasi asesmen asuransi penanganan organisasi seminar erm identifikasi

Buku Panduan Kreativiti Dan Inovasi / Panduan Penelitian Dan Pengabdian

Buku Panduan Kreativiti Dan Inovasi / Panduan Penelitian dan Pengabdian

roispakarti123.blogspot.com

inovasi kreativiti kreativitas panduan buku berkelanjutan memastikan masyarakat penelitian edisi penting pembangunan pengabdian kunci menjadi

Pengantar Bisnis 7 Manajemen Organisasi New

Pengantar bisnis 7 manajemen organisasi new

www.slideshare.net

organisasi bisnis manajemen

Konsep hijau atribut. Buku panduan kreativiti dan inovasi / panduan penelitian dan pengabdian. Pengantar bisnis 7 manajemen organisasi new

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *